Anies Tanggung Projek Terpadu Pesisir Ibu Kota

Anies Tanggung Projek Terpadu Pesisir Ibu Kota

daftargubenurindonesia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Anies Tanggung Projek Terpadu Pesisir Ibu Kota. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Anies Tanggung Projek Terpadu Pesisir Ibu Kota.

Tanggul Proyek Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Muara Baru, Jakarta Utara, jebol. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tanggul itu sedang diperbaiki pihak Kementerian PUPR.

“Tanggul yang dibangun oleh Kementerian PUPR sehingga alhamdulillah kami bersyukur teman-teman dari Kementerian PUPR sudah sejak hari Selasa sore mereka bekerja di sana,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Anies mengatakan Pemprov DKI Jakarta hanya memantau perbaikan tanggul itu. Menurut dia, tanggul itu dikelola oleh PUPR. “Jadi kami pantau. Kami dukung apa yang dibutuhkan teman-teman PUPR,” jelas Anies.Tanggul NCICD di Muara Baru, Jakarta Utara sempat jebol. Camat Penjaringan Muhammad Andri sebelumnya mengatakan tanggul NCICD itu jebol sekitar 100 meter. “Iya benar, kira-kira 100 meter,” kata Andri.

Andri mengatakan proyek tersebut merupakan milik Kementerian PUPR. Dia memastikan tanggul yang jebol berada di area pelabuhan dan tidak membahayakan pemukiman warga.
Sementara itu, Pemerintah Jakarta mengatakan tidak akan  banjir karena kejadian tersebut.

“Robohnya tanggul ini tidak akan berpengaruh terhadap banjir dikarenakan masih ada tanggul lama existing sebagai pengaman ketika laut dalam kondisi pasang,” ucap Kepala Dinas Sumber Daya Air, Juaini.

Anies mengatakan Jakarta memiliki banyak jejaring international, apalagi ada ratusan kedutaan besar negara sahabat ada di Jakarta. Ia pun menganjurkan para mahasiswa untuk membangun jaringan di Jakarta.”Semua (kedutaan dan perusahaan Internasional di Jakarta) punya hari jadinya. Berapa banyak mahasiswa yang kalau ada hari jadi, datang? Untuk apa? Networking. Karena semua perusahaan besar pasti hadir, tidak ada kantor international sebanyak Jakarta, kota manapun,” ujar Anies.

Di hadapan mahasiswa, Anies bercerita mengenai pentingnya membangun jaringan. Dia menganjurkan para peserta acara untuk mempunyai kartu nama agar mempermudah membangun relasi.

“Teman-teman saya anjurkan yang ada disini untuk punya kartu nama, saat datang event mana pun, ingat ada 2.000 orang di sini, bagaimana caranya supaya saya menjadi orang yang tersambung dengan si A, si B, si C, yang lain,” kata Anies.
Dia mencontohkan ada seorang mahasiswa yang memberikan kartu nama seusai pemberian piala oleh Anies. Menurutnya, mahasiswa itu punya strategi marketing dan membangun relasi dengan cara yang cerdik.

Baca Juga : PDIP Kasih Pantun Buat Karya Anies

“Ada salah seorang peserta yang selesai pemberian piala, dia menyerahkan kartu bisnisnya ke saya, namanya Gita Mutiara Nabila. Jadi dia tahu persis, ini mumpung depan panggung, kesempatan marketing dan connecting bukan? Rugi betul maju ke depan, tapi tidak connecting,” tutur Anies.

“Jadi dia bawa kartu, jadi kartu itu diserahkan otomatis, saya tidak lupa dengan nama ini, Gita Mutiara Nabila. Teman-teman, kalau dia memberi kartu, saya beri kartu, jadi dia satu-satunya yang dapat kartu nama saya,” lanjutnya.
Acara di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai kampus. Mahasiswa mengajukan proposal bisnis dan dinilai oleh panitia sesuai dengan tingkat fungsi, inovasi dan kreasi.

Peserta yang inovasinya terpilih akan mendapatkan penghargaan, uang tunai, serta beasiswa. Inovasi tongkat khusus tunanetra menjadi juara 1 pada penyelenggaraan kali ini.

Related posts