Gubernur Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara Ir. Muhammad Natsir Thaib

Gubernur Maluku Utara – Ir. Muhammad Natsir Thaib (lahir di Ternate, Maluku Utara, 10 April 1955; umur 62 tahun) adalah Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara mendampingi Gubernur Abdul Ghani Kasuba yang dilantik di Sofifi ibukota Provinsi Maluku Utara pada 2 Mei 2014. Dilantik oleh Mendagri Gamawan Fauzi di Gedung DPRD Maluku Utara yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Suswono, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Duta besar Arab Saudi, mantan Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn, dan Plt. Gubernur Maluku Utara Tanribali Lamo

Ia bertugas sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Maluku Utara yang dilantik pada 15 Februari 2018 mengingat adanya pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku Utara yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

Riwayat hidup dan pendidikan

Putera daerah pesisir asal Tidore (Soa Sio). Lulusan Insinyur Fakultas Teknik Kehutanan di Universitas Cendrawasih Manokwari, selepas pendidikan profesi, Natsir bergabung dengan perusahaan BUMN PT INHUTANI II di tahun 1981. Tiga (3) tahun kemudian Natsir mendaftarkan diri sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kehutanan Tingkat 1 Provinsi Irian Jaya. Seiring statusnya yang resmi menjadi pegawai pemerintahan Provinsi, ia dan istrinya resmi pindah ke Ibukota Provinsi di Jayapura pada tahun 1984. Pada tahun 1999, Natsir mengajukan permohonan pindah tugas dan kembali ke kampung halaman (Maluku Utara) serta memilih menetap di Kota Ternate.

Baca Juga :

Gubernur Padang Irwan Prayitno
Gubernur Jambi Zumi Zola

Karier Politik

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) – 2014

Natsir akhirnya mendaftarkan diri sebagai anggota kader PKS usai terdesak dalam kriteria aturan main Cawagub dalam Pemilukada Gub/Cawagub Provinsi Maluku Utara di tahun 2014 sebab untuk maju dalam bursa pencalonan, ia harus terdaftar sebagai anggota Partai Politik

Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) – 2016

Selang setahun kemudian, Natsir memilih keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat dibawah barisan Jend.Purn.Wiranto pada awal tahun 2016. Tepat pada tanggal 23 April 2016, Natsir terpilih secara aklamasi di Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD HANURA Maluku Utara sebagai Ketua DPD menggantikan posisi mendiang Alm.Umar Alting.

Riwayat Jabatan

  • 1981 s.d 1984 : Pegawai BUMN Kehutanan PT. Inhutani II Manokwari
  • 1984 s.d 2000 : Pegawai Negeri Sipil Dinas Kehutanan Provinsi Irian Jaya
  • 2000 s.d 2003 : Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara
  • 2003 s.d 2005 : Penjabat Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara
  • 2006 s.d 2007 : Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Maluku Utara
  • 2007 s.d 2009 : Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara
  • 2009 s.d 2012 : Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara
  • 2014 s.d 2019 : Wakil Gubernur Maluku Utara[5]
  • 2016 s.d 2018 : Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Maluku Utara
  • 2018 : Pelaksana tugas Gubernur Maluku Utara

Related posts