Kasus Suapan 6M Gubernur Jambi

Kasus Suapan 6M Gubernur Jambi

daftargubernurindonesia.web.id Wakil Gubernur Jambi Zumi Zola dan Fachrori Umar terlibat dengan kasus suapan senilai 6 Miliar. Waw . Sebuah harga yang sangat tinggi yah, Berikut ini adalah ulasan mengenai kasus suapan oleh Gubernur Kota Jambi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menahan Gubernur Jambi Zumi Zola atas kasus kasus dugaan gratifikasi senilai Rp 6 miliar. Untuk menggantikan tugas Zumi Zola selaku gubernur, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuat Surat Keputusan (SK).
Dalam keterangan pers yang digelar di ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (10/4/2018), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto mengatakan, Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar akan ditunjuk oleh Kemendagri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi.
Sebelum duduk sebagai Wakil Gubernur Jambi dua periode, Fachrori Umar adalah seorang hakim tinggi agama. Jabatan terakhir sebagai hakim adalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Manado.
Menurut Dianto, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sudah membuat SK Plt Gubernur Jambi beberapa saat setelah Zumi Zola resmi ditahan KPK, pada Senin malam, 9 April 2018.
“Saat ini beliau (Fachrori Umar) sudah berada di Jakarta, dan dijadwalkan pukul 15.00 WIB sore ini akan menerima SK penunjukan sebagai Plt Gubernur Jambi,” ujar M Dianto.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan Gubernur Jambi Fachrori Umar hati-hati membahas anggaran. Tjahjo tak ingin kasus korupsi yang menjerat Zumi Zola kembali terulang di Jambi.

“Belajar dari pengalaman yang ada. Hati-hati terhadap pembahasan anggaran. Membangun komunikasi yang baik sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang pernah terjadi di Jambi,” ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 13 Januari 2019.

Seperti diketahui, Fachrori Umar dilantik Presiden Jokowi sebagai Gubernur Jambi sisa masa jabatan 2016-2021. Dia menggantikan Zumi Zola yang saat ini berstatus terpidana kasus gratifikasi dan suap pengesahan APBD Provinsi Jambi.Menanggapi pesan dari Mendagri, Fachrori Umar menegaskan berkomitmen untuk melawan korupsi. Dia mengaku akan mengajak masyarakat Jambi sama-sama memerangi korupsi.

Baca Juga : Anies Mengingat Masa SMA Wawancara Gubernur

“Kita jangan memperkaya diri, memperkaya keluarga tapi kita memperkaya masyarakat. Kita bersama masyarakat bersama-sama, kerjasama (melawan korupsi),” ucap Fachrori usai pelantikan di Istana Negara.Zumi Zola divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Selain itu, hak politik Zumi dicabut selama 5 tahun.

Zumi Terima Gratifikasi
Dalam persidangan, Zumi Zola terbukti telah menerima gratifikasi sebesar Rp 40 miliar, USD 177,300, dan SGD 100 ribu selama menjabat gubernur sejak 2016. Gratifikasi yang diterima Zola ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan partai.Selain itu, Zumi Zola juga dinyatakan terbukti memberikan suap kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2009-2014. Suap sebesar Rp 16.490.000.000 diberikan terkait ketok palu persetujuan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

Related posts