Pemkot Tangerang Hentikan Pendaftaran Bantuan Akibat Teguran Gubernur

Pemkot Tangerang Hentikan Pendaftaran Bantuan Akibat Teguran Gubernur

Pemkot Tangerang Hentikan Pendaftaran Bantuan Akibat Teguran Gubernur – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut mengenai pemberhentian pendaftaran bantua UMKM akibat teguran dari gubernur.

Para pelaku usaha mikro berpeluang mendapatkan bantuan UMKM Rp 2,4 juta melalui program Banpres Produktif dari pemerintah. Untuk menyalurkan bantuan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM bersama lembaga lain, misal Dinas UKM di daerah, akan melakukan pendataan.

“Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro adalah strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar bertahan di tengah pandemi COVID-19,” tulis Kementerian Koperasi dan UKM dalam situsnya dilihat detikcom pada Selasa (8/9/2020).

Pemkot Tangerang menghentikan proses pendaftaran dan pembagian untuk bantuan sektor UMKM Rp 2,4 juta pasca ditegur gubernur Banten karena menimbulkan kerumunan di Gedung CIsadane. Pendaftaran dihentikan sampai selesai pembuatan sistem online.

“Kita hentikan dan pendaftaran pun kita bubarkan dan stop,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Teddy Bayu Putra saat dikonfirmasi detikcom, Tangerang, Selasa (20/10/2020).

Penghentian ini karena menindaklanjuti berkerumunnya warga pada Senin (20/10). Warga katanya tidak melakukan prosedur protokol kesehatan tanpa jaga jarak sehingga menimbulkan potensi penyebaran virus Corona.

“Warga tidak ikut prosedur yang kita sampaikan bahkan tidak jaga jarak dan kerumunan,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah membuat edaan yang disampaikan ke lurah dan camat se-Kota Tangerang perihal pemberhentian sementara pendataan pelaku UKM.

Kegiatan ini dihentikan sambil menunggu pemkot membuat aplikasi pendataan secara daring. Ini dibuat agar tidak ada kerumunan. Pihak lurah dan camat juga diminta untuk menyetop warga yang datang untuk mendaftar.

Kejadian ribuan warga berkerumun di Gedung Cisadane sempat viral di media sosial. Bahkan Gubernur Wahidin Halim langsung menegur Pemkot atas kejadian tersebut.

“Saya ingatkan kepada wali kota dan segenap gugus tugas agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Saya kira itu jadi catatan khusus karena aktivitas tersebut melanggar protokol kesehatan. Demikian tanggapan saya (atas) berkembangnya informasi peristiwa di Gedung Cisadane, Kota Tangerang,” kata Wahidin.

Related posts